1. Pada abad ke 16 terjadi penjelajahan samudra yang dilakukan oleh Bangsa Eropa ke Nusantara. Perjalanan para penjelajah samudra tersebut dilakukan bertujuan untuk....
a. menyebarkan kebudayaan Barat
b. menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan Nusantara
c. mencari daerah jajahan baru untuk tempat tinggal
d. memperoleh rempah-rempah dan keuntungan ekonomi
e. menaklukkan seluruh wilayah Asia Tenggara
2. perhatikan data di bawah ini!
1) Jatuhnya Kota Konstantinopel ke tangan Turki Ustmani
2) Misi 3G, yakni Gold, Glory, dan Gospel
3) Berkembanganya teknologi pelayaran di masa itu
4) Munculnya paham nasionalisme
5) Berkembangnya musik keroncong
Berdasarkan data di atas manakah faktor pendorong penjelajahan samudra yang dilakukan oleh Bangsa Eropa....
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 3, dan 4
c. 2, 3, dan 4
d. 3, 4, dan 5
e. 1, 2, dan 5
3. Ekspedisi yang dilakukan oleh Bangsa Portugis ke Nusantara berkali-kali dilakukan hingga akhirnya tiba di Nusantara pada 1511. Salah satu penjelajah samudra Portugis yang hanya tiba di Tanjung Harapan lalu kemudian dipaksa untuk kembali ke Portugis karena terjadi badai besar adalah....
a. Ferdinand Magellan
b. Alfonso de Albuquerque
c. Vasco da Gama
d. Bartholomeus Diaz
e. Christopher Columbus
4. Perhatikan tabel di bawah ini!
No Misi Deskripsi
1. Gold Mencari kekayaan
2. Glory Menyebarkan agama
3. Gospel Mencari kejayaan
4. God Mencari Kejayaan
5. Gain Mencari kekayaan
Berdasarkan tabel di atas pasangan manakah yang sesuai dengan menunjukkan misi penjelajahan samudra dan artinya....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
5. Penjelajahan samudra yang dilakukan oleh Bangsa Belanda ke Nusantara terjadi jauh setelah Bangsa Portugis. Rute penjelajahan yang dilakukan oleh Belanda juga sama dengan Bangsa Portugis. Salah satu yang membedakan adalah setelah Tanjung Harapan, Bangsa Portugis menuju ke India, sedangkan Belanda mengambil langsung jalur menuju....
a. Malaka
b. Banten
c. Kragan
d. Rembang
e. Anyer
6. Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara tentu membawa dampak yang berarti bagi kehidupan masyarakat kala itu. Salah satu akibat dari kedatangan bangsa Barat ke Nusantara bagi masyarakat setempat adalah …
a. berkembangnya perdagangan bebas antarwilayah
b. meningkatnya kesejahteraan rakyat
c. terjadinya monopoli perdagangan dan penjajahan
d. munculnya pemerintahan demokratis
e. menurunnya kegiatan pertanian rakyat
7. Kedatangan bangsa Barat ke Nusantara menandai perubahan besar dalam sistem perdagangan, karena …
a. Pedagang lokal semakin diuntungkan oleh sistem monopoli
b. Perdagangan tradisional bergeser menjadi perdagangan kolonial
c. Kerajaan-kerajaan Nusantara menjadi lebih mandiri secara ekonomi
d. Pajak perdagangan dihapuskan untuk meningkatkan ekspor
e. Jalur rempah-rempah dikuasai pedagang lokal
8. Perhatikan data di bawah ini!
1) Mencetak dan mengedarkan mata uang sendiri
2) Melakukan perdagangan tradisional
3) Menjadi wakil sah Belanda di Eropa
4) Melakukan transaksi gelap
5) Membuat kerjasama dengan masyarakat Eropa
Berdasarkan data di atas manakah yang menunjukkan Hak Octrooi VOC....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
9. Setelah Sultan Ageng Tirtayasa berkonflik dengan putranya, Sultan Haji. VOC memihak Sultan Haji yang ingin merebut kekuasaan dari ayahnya. Dengan bantuan VOC, Sultan Haji menang, tetapi harus menyerahkan banyak hak politik dan ekonomi kepada VOC, termasuk sebagian wilayah pelabuhan Banten. Dampaknya VOC semakin kuat di wilayah barat Jawa dan Banten kehilangan kedaulatan.
Berdasarkan cerita tersebut taktik atau strategi yang dilakukan oleh VOC disebut dengan strategi politik....
a. Devide et impera
b. Gerilya
c. Cultuurstelsel
d. Ekstirpasi
e. Contingenten
10. Setelah bangsa Portugis tiba di Maluku (1512), mereka mulai menguasai perdagangan rempah-rempah. Beberapa tahun kemudian, bangsa Spanyol juga sampai di wilayah yang sama melalui ekspedisi Magelhaens (Ferdinand Magellan), yang berlayar dari arah barat. Keduanya samasama mengklaim bahwa Maluku adalah wilayah kekuasaannya karena keduanya datang dari arah berbeda dan menganggap wilayah itu masuk ke dalam daerah pengaruh masing-masing. Hingga terjadi konflik yang diakhiri dengan perjanjian....
a. Bongaya
b. Saragoza
c. Tordesillas
d. Tuntang
e. Convention of London
11. Perbedaan mendasar pada strategi perlawanan Pangeran Diponegoro melalui Perang Diponegoro (Perang Jawa) dengan strategi perlawanan yang dilakukan oleh dr. Soetomo dengan menggunakan Boedi Oetomo adalah....
a. Jika Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan dengan fisik/senjata, sedangkan Soetomo melalui organisasi modern
b. Jika Pangeran Diponegoro melalui perjuangan organisasi modern, sedangkan Soetomo menggunakan jalur perlawana fisik
c. Jika Perang Diponegoro untuk mencapai Indonesia merdeka, sedangkan perjuangan Soetomo untuk kepentingan daerah tertentu
d. Jika Perang Diponegoro untuk mencapai kepentingan golongan, sedangkan perjuangan Soetomo untuk kepentingan daerah tertentu
e. Perbedaan ada pada pemimpin, jika Perang Diponegoro dipimpin oleh kaum intelektual, sedangkan Boedi Oetomo dipimpin oleh Kyai.
12. Perhatikan tabel di bawah ini!
No x y
1 Bersifat kedaerahan Bersifat nasional
2 Dipimpin oleh golongan cendekiawan Dipimpin oleh bangsawan, raja, ulama
3 Berjuang melalui organisasi Tujuan untuk Indonesia merdeka
4 Salah satu pemimpin pergerakan adalah Soekarno Melalui Sarekat Islam, Indische Partij, dll
5 Adanya kaderisasi Untuk persatuan Indoensia
Berdasarkan tabel di atas ditunjukkan pada data manakah yang termasuk karakteristik perjuangan rakyat sebelum abad ke19....
a. x1 dan y1
b. x1 dan y2
c. x2 dan y2
d. x3 dan y3
e. x4 dan y5
13. Pada masa itu, rakyat belum memiliki rasa persatuan sebagai bangsa Indonesia. Identitas mereka masih berdasarkan daerah, kerajaan, atau etnis, bukan sebagai satu bangsa yang sama. Karena itu, perlawanan belum bertujuan untuk memerdekakan Indonesia, melainkan untuk mengusir penjajah dari wilayah tertentu. Karakteristik perlawanan pada cerita tersebut terjadi karena....
a. Belum adanya kesadaran nasional
b. Motif ekonomi dan agama
c. Masih bersifat tradisional
d. Bersifat nasional
e. Masih dipimpin oleh orang-orang yang tidak dalam bidangnya
14. Perhatikan cerita di bawah ini! (untuk menjawab soal No. 14 dan 15)
“Pada abad ke-17, di pesisir barat Makassar berdiri sebuah benteng megah bernama Benteng Somba Opu. Benteng ini merupakan pusat Kerajaan Gowa, salah satu kerajaan besar dan kuat di Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Sultan Hasanuddin, Gowa menjadi kerajaan maritim yang disegani. Kapal-kapal dari berbagai negeri—Bugis, Melayu, Arab, bahkan Portugis—sering berlabuh di pelabuhan Somba Opu untuk berdagang rempah-rempah, beras, dan kain sutra.
Namun, kejayaan Gowa itu membuat iri VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), kongsi dagang Belanda yang ingin memonopoli perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Makassar dianggap sebagai ancaman besar karena menjadi pelabuhan bebas yang menampung banyak pedagang asing tanpa kendali VOC.
VOC berulang kali mencoba menguasai Makassar, tetapi selalu gagal karena kekuatan militer Kerajaan Gowa dan keberanian rakyat Makassar di bawah pimpinan Sultan Hasanuddin. Peperangan besar pun meletus pada tahun 1666–1669, yang dikenal sebagai Perang Makassar.”
Nilai moral dan sejarah pada cerita tersebut adalah....
a. Perpecahan antarbangsa sendiri (seperti antara Gowa dan Bone) dimanfaatkan VOC untuk menguasai wilayah Nusantara.
b. Runtuhnya kejayaan kerajaan disebabkan karena kerjasama Hasuddin dengan VOC
c. Negara yang kuat memiliki militer yang kuat
d. Keberanian membela kedaulatan VOC
e. Pentingnya sebuah komunikasi antarpenguasa lokal.
15. Perlawanan Sultan Hasanuddin terhadap VOC di Makassar dilatarbelakangi oleh....
a. Penolakan terhadap monopoli perdagangan VOC
b. Upaya VOC menyebarkan agama Kristen
c. Pemberontakan bangsawan Bone
d. Perselisihan dalam keluarga kerajaan
e. Penolakan terhadap sistem tanam paksa
16. Perlawanan Sultan Baabullah (raja Kerajaan Ternate) terhadap Portugis tidak hanya didorong oleh faktor ekonomi, tetapi juga faktor politik dan sosial. Hal yang paling memicu perlawanan tersebut adalah....
a. perebutan wilayah perdagangan di Maluku
b. keinginan Portugis menguasai seluruh jalur pelayaran rempah
c. pengkhianatan Portugis yang membunuh Sultan Khairun secara licik
d. penolakan Portugis terhadap sistem pemerintahan Kesultanan Ternate
e. adanya ancaman dari kerajaan-kerajaan tetangga
17. Salah satu penyebab utama kegagalan Sultan Agung dalam melawan VOC adalah lemahnya koordinasi pasukan. Faktor sosial yang berpengaruh terhadap hal ini adalah....
a. perbedaan budaya antara rakyat Jawa dan pasukan VOC
b. kurangnya dukungan rakyat pesisir yang telah dipengaruhi VOC
c. minimnya pengetahuan militer di kalangan bangsawan
d. pemberontakan internal di dalam istana Mataram
e. pengaruh agama yang berbeda antara pasukan
18. Perhatikan cuplikan cerita di bawah ini!
“Sultan Trenggana mengutus panglimanya yang tangguh, Fatahillah (Faletehan), untuk menghadapi Portugis. Tahun 1527, pasukan Fatahillah menyerang Sunda Kelapa. Dengan strategi cerdas dan dukungan rakyat setempat, Fatahillah berhasil mengusir Portugis dan mengganti nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta, yang berarti “kemenangan yang sempurna.”
Nilai moral yang terkandung dalam cerita perlawanan tersebut adalah....
a. Bahwa kemerdekaan dan kehormatan bangsa hanya bisa diraih melalui persatuan, keberanian, dan ketulusan dalam membela kebenaran
b. Perjuangan yang dilakukan oleh Fatahillah sangat menginspirasi generasi muda
c. Perjuangan tidak akan sia-sia meskipun banyak terjadi pengkhianatan rakyat
d. Setiap perjuangan membutuhkan modal yang besar untuk melawan kekuatan asing
e. Setiap rakyat memiliki hak untuk bebas dari kekuatan asing yang ingin menguasai wilayahnya.
19. Salah satu penyebab kekalahan rakyat Aceh dalam melawan Belanda adalah perbedaan pandangan antara ulama dan bangsawan. Hal ini mencerminkan bahwa....
a. Perpecahan internal memperlemah kekuatan perjuangan
b. Bangsawan lebih berani dibanding ulama
c. Ulama menolak campur tangan Belanda dalam agama
d. Rakyat tidak memiliki semangat juang
e. Ulama lebih mementingkan kekuasaan daripada perjuangan
20. Munculnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 menandai awal pergerakan nasional di Indonesia. Hal yang menjadikan organisasi ini sebagai pelopor kebangkitan nasional adalah....
a. Boedi Oetomo memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara militer
b. Organisasi ini terbuka bagi semua golongan tanpa batasan suku dan agama
c. Boedi Oetomo menumbuhkan kesadaran persatuan dan pendidikan bangsa
d. Didirikan oleh para tokoh politik dari luar negeri
e. Berfokus pada perlawanan terhadap sistem tanam paksa
21. Awal mula Sarekat Islam (SI) memang berakar dari bidang ekonomi, kemudian berkembang menjadi gerakan politik. Tentu perubahan arah gerak ini memiliki alasan, yakni....
a. Ingin melawan penjajahan yang dilakukan oleh Belanda
b. Meningkatnya kesadaran nasional dan keinginan menentang ketidakadilan kolonial Belanda.
c. Karena semakin didukung oleh Pemerintah Hindia-Belanda
d. Para tokoh pemimpinnya mampu bernegosiasi (berunding) dengan baik kepada pemerintah Hindia Belanda
e. Mengikuti jejak Indiche Partij yang telah dulu mengklaim diri sebagai organisasi politik
22. Pemerintah kolonial melarang Indische Partij pada tahun 1913 (hanya beberapa bulan setelah didirikan). Kebijakan pemerintah kolonial yang melarang Indische Partij menunjukkan bahwa....
a. Pemerintah kolonial mendukung kebebasan berpendapat
b. Kolonial Belanda khawatir terhadap tumbuhnya kesadaran nasional
c. Indische Partij hanya bersifat ekonomi dan sosial
d. Gerakan nasional dianggap tidak berpengaruh
e. Semua organisasi politik dibiarkan bebas berkembang
23. Boedi Oetomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij sama-sama memberikan kontribusi penting bagi perjuangan bangsa Indonesia karena....
a. Ketiganya berperang melawan Belanda dengan senjata
b. Mereka menumbuhkan semangat persatuan dan kesadaran nasional dalam berbagai bidang
c. Mereka semua berjuang melalui bidang pendidikan formal
d. Mereka menolak semua bentuk kerja sama dengan bangsa asing
e. Mereka mendirikan kerajaan Islam di seluruh Nusantara
24. Indische Partij dipimpin oleh tokoh-tokoh yang disebut dengan 3 serangkai. Berikut ini nama ketiga tokoh yang tepat adalah....
a. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ki Hajar Dewantara
b. Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara
c. Soekarno, Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara
d. Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, dan Mas Mansyur
e. WR Soeprapman, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta
25. Perhatikan gambar di bawah ini!
tokoh di atas merupakan salah satu pemimpin di Boedi Oetomo yang menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Batavia, tokoh tersebut adalah....
a. Dr. Wahidin Soedirohusodo
b. Ki Hajar Dewantara
c. Soetomo
d. WR Soeprapman
e. Moh. Hatta
26. Setelah Soekarno ditangkap pada tahun 1929, PNI mengalami kemunduran dan akhirnya dibubarkan pada 1931. Namun, hal ini justru menjadi titik penting karena....
a. Munculnya kader-kader baru seperti Hatta dan Sutan Syahrir yang memperkuat perjuangan nasional
b. Rakyat kehilangan kepercayaan pada perjuangan kemerdekaan
c. Gerakan nasional berhenti sama sekali
d. Belanda berhasil memadamkan semangat kemerdekaan
e. Munculnya kembali VOC di Indonesia
27. Tujuan utama berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tahun 1927 di bawah pimpinan Soekarno adalah....
a. Meningkatkan taraf hidup rakyat melalui koperasi
b. Mencapai kemerdekaan Indonesia dengan kekuatan sendiri
c. Mengembangkan pendidikan modern bagi pribumi
d. Menjalin kerja sama ekonomi dengan Belanda
e. Memperjuangkan hak politik kaum Indo-Eropa
28. Perhatikan data di bawah ini!
1) PNI dibubarkan pada tahun 1931 ketika Soekarno dan tokoh-tokoh lainya di penjarakan
2) Setelah PNI bubar, Moh Hatta dan Sutan Syahrir meneruskan perjuangan dengan membentuk PNI-Baru
3) Setelah PNI bubar, Soekarno dan Sutan Syahrir meneruskan perjuangan dengan membentuk PNI-Baru
4) Soekarno membentuk Indische Partij setelah bebas dari penjara
5) Bersama dengan Soetomo, Soekarno melakukan kaderisasi atau pendidikan politik ke masyarakat
Berdasarkan data di atas manakah pernyataan yang tepat yang menjelaskan tentang PNI
a. 4 dan 5
b. 3 dan 4
c. 2 dan 3
d. 1 dan 5
e. 1 dan 2
29. PKI (Partai Komunis Indonesia) pada masa sebelum Indonesia merdeka, yaitu pada masa kolonial Belanda, sempat menjadi salah satu organisasi politik terbesar di Hindia Belanda dengan jumlah anggota yang sangat banyak. Salah satu faktor yang menyebabkan PKI mudah berkembang di awal abad ke-20 adalah....
a. Rakyat kecewa terhadap kegagalan organisasi nasionalis dalam memperjuangkan kemerdekaan
b. PKI mendapat dukungan dari pemerintah Belanda
c. PKI hanya beranggotakan kalangan bangsawan
d. PKI menolak perjuangan politik dan memilih diplomasi
e. PKI fokus pada bidang pendidikan saja
30. Pelajaran penting yang dapat diambil dari keberadaan PNI dan PKI dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia adalah....
a. Setiap perjuangan harus dilakukan dengan kekerasan
b. Perbedaan ideologi dapat memperkaya cara pandang namun juga melemahkan persatuan bangsa
c. Kolonialisme membawa kemajuan bagi rakyat
d. Perjuangan politik lebih penting daripada ekonomi
e. Hanya satu ideologi yang boleh hidup di Indonesia
31. Partai Komunis Indonesia (PKI) sebelumnya muncul karena adanya perpecahan yang terjadi pada tubuh Sarekat Islam. Beberapa tokoh seperti Semaun dan Darsono memilih untuk keluar dari Sarekat Islam dan mendirikan PKI secara mandiri pada 1920. Tentu karena telah berbeda pandangan/ideologi, Komunis. Munculnya komunis di Indonesia berawal dari organisasi yang disebut dengan....
a. Sarekat Islam Merah
b. Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV)
c. Partai Rakyat Indonesia
d. Partai Buruh Nusantara
e. Sarekat Dagang Islam

0 Response to "Latihan Soal Sejarah Kelas XI SMA/MA"
Post a Comment