Langkah Emas KIR MAN 2 Tuban di KREASI 2025: Ketika Riset dan Semangat Berbuah Prestasi

Masih terasa hangat suasana kebanggaan itu. Akhir Oktober 2025 menjadi momen yang tak terlupakan bagi keluarga besar MAN 2 Tuban, khususnya tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang berhasil membawa pulang medali emas dan perak dari ajang Kompetisi Riset dan Edukasi Sains Indonesia (KREASI) 2025. Kompetisi yang berlangsung di Hotel Royal Palm Cengkareng, Jakarta Barat, pada 28–30 Oktober 2025 ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Diselenggarakan oleh Abak Academy, kegiatan tersebut turut didukung oleh lembaga-lembaga bergengsi seperti FMIPA Universitas Gadjah Mada, Artificial Intelligence Center Indonesia – LST Universitas Indonesia, Taiwan Centre Indonesia, dan Insan Madani Center (IMC).

Dari Tuban, dua tim KIR MAN 2 tampil dengan penuh semangat. Tim pertama, beranggotakan Muhammad Sholeh Al Qohari dan Anisa Khoiryah, berhasil meraih Medali Emas di Bidang ISHK Subbidang Pendidikan, Psikologis, & Kesehatan Mental. Riset mereka membahas isu pendidikan dan kesejahteraan mental remaja — tema yang dekat dengan dunia pelajar dan relevan dengan tantangan zaman. Sementara itu, tim kedua yang terdiri dari Puspita Ramadhani dan Maulida Dwi Pratiwi turut menorehkan prestasi dengan Medali Perak di Bidang ISHK Subbidang Sosiologi, Ekonomi, & Kewirausahaan. Karya mereka mengangkat semangat kewirausahaan muda sebagai solusi sosial di era modern. Kedua tim tersebut dibimbing oleh Muhammad Rofiul Alim dan Layli Nur Affida, dua sosok guru yang tak hanya mengajar, tetapi juga menanamkan semangat riset, kerja keras, dan keberanian untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Momen semakin berkesan ketika Kepala MAN 2 Tuban, H. Qomaruddin, S.Ag., M.A., hadir langsung di lokasi lomba untuk memberikan dukungan moral kepada para peserta. Kehadirannya menjadi energi tambahan bagi tim yang berjuang di bawah sorotan dewan juri. “Kemenangan ini bukan sekadar medali, tapi bukti bahwa semangat riset bisa tumbuh di madrasah. Anak-anak madrasah mampu berpikir ilmiah, kreatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman,” ungkap beliau dengan bangga. Bagi siswa-siswi MAN 2 Tuban, prestasi ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju dunia riset yang lebih luas. Dari madrasah di Tuban, mereka menunjukkan bahwa ilmu dan iman bisa berjalan seiring — melahirkan karya yang membawa manfaat bagi sesama. Karena sejatinya, riset bukan hanya tentang data dan teori, tetapi tentang keberanian untuk mencari kebenaran, memecahkan masalah, dan memberi arti bagi kehidupan.

Related Posts:

LATIHAN SOAL SAS SEJARAH XII (2)

21. Kebijakan ekonomi "Gunting Sjafruddin" yang diterapkan pada masa Kabinet Hatta II bertujuan untuk...

A. Memberikan kredit lunak kepada pengusaha pribumi.

B. Menasionalisasi seluruh perusahaan milik Belanda.

C. Membangun proyek-proyek mercusuar di Jakarta.

D. Mengatasi inflasi dan kekurangan kas negara dengan memotong nilai uang.

E. Membeli persenjataan militer dari Blok Timur.

22. Pemilu 1955 sering dianggap sebagai pemilu paling ideal dan demokratis dalam sejarah Indonesia. Apa yang menjadi dasar penilaian tersebut?

A. Dimenangkan oleh satu partai mayoritas sehingga pemerintahan stabil.

B. Diikuti oleh banyak partai dengan ideologi beragam dan tingkat partisipasi rakyat yang tinggi.

C. Dilaksanakan di bawah pengawasan langsung PBB dan negara asing.

D. Menghasilkan UUD baru yang menggantikan UUDS 1950.

E. Pertama kalinya militer mendapatkan jatah kursi di DPR tanpa pemilu.

23. Faktor utama yang melatarbelakangi munculnya pemberontakan daerah seperti PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) dan Permesta adalah...

A. Keinginan daerah untuk menerapkan ideologi komunis.

B. Penolakan daerah terhadap hasil Pemilu 1955.

C. Kekecewaan atas ketimpangan alokasi dana dan pembangunan antara pusat dan daerah.

D. Intervensi militer Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia.

E. Konflik antar-angkatan dalam tubuh militer (TNI).

24. Dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 membawa perubahan fundamental dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, yaitu...

A. Peralihan dari sistem parlementer (UUDS 1950) kembali ke sistem presidensial (UUD 1945).

B. Pembubaran semua partai politik dan pembentukan partai tunggal.

C. Berakhirnya konfrontasi dengan Malaysia dan Belanda.

D. Dimulainya kerja sama militer dengan Amerika Serikat.

E. Pelaksanaan otonomi daerah seluas-luasnya.

25. Pada masa Demokrasi Terpimpin, Presiden Soekarno menjalankan politik "Mercusuar" yang bertujuan menunjukkan kebesaran Indonesia di mata dunia. Contoh konkret dari pelaksanaan politik ini adalah...

A. Pelaksanaan program transmigrasi besar-besaran ke luar Jawa.

B. Penyelenggaraan GANEFO (Games of the New Emerging Forces) dan pembangunan Stadion Senayan (GBK).

C. Pemberian bantuan ekonomi kepada negara-negara Afrika yang baru merdeka.

D. Pengiriman Kontingen Garuda untuk misi perdamaian PBB.

E. Kebijakan Gunting Sjafruddin dan Sistem Ekonomi Gerakan Benteng.

26. Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia (Dwikora) pada masa Demokrasi Terpimpin dilatarbelakangi oleh...

A. Sengketa perbatasan wilayah di Pulau Kalimantan (Blok Ambalat).

B. Anggapan Presiden Soekarno bahwa Federasi Malaysia adalah proyek "neokolonialisme" Inggris.

C. Malaysia mendukung pemberontakan PRRI/Permesta secara terbuka.

D. Perebutan pengaruh ideologi di kawasan Asia Tenggara.

E. Kegagalan Malaysia membayar utang perang kepada Indonesia.

27. Apa alasan utama Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 dan menggantinya dengan DPR-Gotong Royong (DPR-GR)?

A. DPR dianggap terlalu banyak didominasi oleh kader PNI dan Masyumi.

B. Masa jabatan DPR hasil Pemilu 1955 telah berakhir pada tahun 1960.

C. DPR menolak Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) yang diajukan oleh pemerintah.

D. DPR mendukung penuh pemberontakan PRRI/Permesta.

E. Adanya tuntutan dari PKI dan militer untuk membubarkan DPR.

28. Sistem ekonomi "Gerakan Benteng" yang digagas oleh Sumitro Djojohadikusumo pada masa Kabinet Natsir bertujuan untuk...

A. Menasionalisasi semua bank asing di Indonesia.

B. Membatasi impor barang mewah untuk menghemat devisa.

C. Menciptakan kelas pengusaha "pribumi" agar mampu bersaing dengan pengusaha asing dan Tionghoa.

D. Menetapkan harga eceran tertinggi untuk bahan pokok.

E. Membayar utang luar negeri Indonesia kepada Belanda.

29. Banyak sejarawan menilai bahwa pelaksanaan Demokrasi Terpimpin (1959-1965) menyimpang dari UUD 1945. Argumen manakah yang paling kuat untuk mendukung tesis tersebut?

A. Pelaksanaan Pemilu 1955 yang dianggap terlalu bebas.

B. Kegagalan Konstituante menyusun UUD baru.

C. Pengangkatan Presiden Soekarno sebagai presiden seumur hidup melalui Tap MPRS.

D. Keberhasilan merebut Irian Barat melalui Trikora.

E. Pemberian otonomi daerah yang terlalu luas sehingga memicu pemberontakan.

30. Mengapa Partai Komunis Indonesia (PKI) dapat berkembang menjadi kekuatan politik besar dan sangat berpengaruh pada masa Demokrasi Terpimpin?

A. Karena PKI berhasil memenangkan Pemilu 1955 secara mutlak.

B. Karena PKI mendapat dukungan penuh dari militer (TNI AD) dan Amerika Serikat.

C. Karena PKI mendukung penuh gagasan NASAKOM dan aktif menggalang massa buruh/tani.

D. Karena PKI menolak konfrontasi dengan Malaysia yang dianggap merugikan rakyat.

E. Karena PKI berhasil menasionalisasi seluruh perusahaan asing di Indonesia.

31. Kegagalan Konstituante dalam menyusun UUD baru antara tahun 1956-1959 terutama disebabkan oleh...

A. Intervensi asing yang tidak menginginkan Indonesia memiliki UUD yang kuat.

B. Perdebatan sengit yang tidak kunjung usai antar fraksi partai mengenai penetapan "dasar negara".

C. Presiden Soekarno yang sengaja menghalangi sidang agar dapat mengeluarkan Dekrit.

D. Anggaran negara yang habis untuk menumpas pemberontakan daerah.

E. Mayoritas anggota Konstituante tidak hadir dalam persidangan.

32. Seandainya Pemilu 1955 menghasilkan satu partai pemenang mayoritas mutlak (lebih dari 50% suara), skenario yang paling mungkin terjadi pada periode 1955-1959 adalah...

A. Presiden Soekarno akan tetap mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

B. Kabinet parlementer akan berjalan lebih stabil dan tidak mudah dijatuhkan mosi tidak percaya.

C. Pemberontakan PRRI/Permesta tidak akan pernah terjadi.

D. Indonesia akan segera keluar dari PBB dan membentuk GANEFO.

E. Badan Konstituante akan dibubarkan lebih cepat.

33. Pernyataan yang benar tentang isi Perjanjian Roem–Royen adalah ....

A. Pemerintah Republik Indonesia diperbolehkan kembali ke Yogyakarta.

B. Belanda mengakui kedaulatan penuh Republik Indonesia.

C. Kedua pihak sepakat untuk menghentikan tembak-menembak.

D. Republik Indonesia menjadi bagian dari Uni Belanda.

E. Pihak Belanda menolak kehadiran RI di PBB.

34. Pernyataan yang benar tentang dampak Agresi Militer Belanda II adalah ....

A. Pendudukan Yogyakarta memicu kecaman internasional terhadap Belanda.

B. Dewan Keamanan PBB mendesak Belanda menghentikan agresinya.

C. Aksi militer ini memperkuat kedudukan Belanda di forum internasional.

D. Agresi ini melemahkan perjuangan diplomasi Indonesia.

E. Dunia internasional menunjukkan simpati kepada perjuangan Indonesia.

35. Pernyataan yang benar tentang hasil Perundingan Linggarjati adalah ....

A. Belanda mengakui RI secara de facto atas Jawa, Madura, dan Sumatra.

B. Belanda mengakui kedaulatan RI secara de jure atas seluruh Hindia Belanda.

C. Indonesia dan Belanda sepakat membentuk Negara Indonesia Serikat.

D. Indonesia akan menjadi bagian dari Uni Indonesia–Belanda.

E. Belanda menolak setiap bentuk kemerdekaan Indonesia.

36. Pernyataan yang benar tentang strategi perang gerilya Jenderal Soedirman adalah ....

A. Dilakukan untuk mempertahankan eksistensi Republik Indonesia.

B. Menunjukkan kelemahan tentara Indonesia dalam pertempuran terbuka.

C. Membuat Belanda sulit menguasai seluruh wilayah Indonesia.

D. Tidak berhasil menjaga semangat perjuangan rakyat Indonesia.

E. Menjadi bukti bahwa diplomasi gagal dilakukan.

37. Pernyataan yang benar mengenai isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ....

A. Pembubaran Konstituante.

B. Pemberlakuan kembali UUD 1945.

C. Pembentukan Demokrasi Liberal.

D. Penetapan Soeharto sebagai Wakil Presiden.

E. Pembentukan kabinet parlementer baru.

38. Pernyataan yang benar tentang Trikora adalah ....

A. Dikeluarkan untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda.

B. Diumumkan di Yogyakarta pada 19 Desember 1961.

C. Salah satu isinya menolak pembentukan Negara Papua buatan Belanda.

D. Bertujuan mempertahankan kekuasaan Belanda di Indonesia.

E. Diluncurkan setelah Papua resmi bergabung dengan Indonesia.

39. Pernyataan yang benar tentang kondisi politik masa Demokrasi Liberal adalah ....

A. Kabinet sering jatuh karena sistem parlementer tidak stabil.

B. TNI memiliki peran yang sangat dominan dalam pemerintahan.

C. Terjadi Peristiwa 17 Oktober 1952 antara sipil dan militer.

D. Semua keputusan politik ditentukan langsung oleh presiden.

E. Pemilu pertama Indonesia dilaksanakan pada masa Demokrasi Terpimpin.

40. Pernyataan yang benar mengenai latar belakang pemberontakan PRRI/Permesta adalah ....

A. Ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat.

B. Upaya mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

C. Ketimpangan pembangunan ekonomi antara pusat dan daerah.

D. Gerakan murni separatis untuk membentuk negara baru.

E. Tuntutan untuk mempercepat pembangunan di wilayah luar Jawa.

Related Posts:

LATIHAN SOAL SAS SEJARAH XII (1)


1. Pemimpin delegasi Indonesia yang menandatangani Perjanjian Linggarjati pada 25 Maret 1947 adalah...

A. Ir. Soekarno

B. Drs. Mohammad Hatta

C. Sutan Sjahrir

D. Amir Sjarifuddin

E. Mohammad Roem

2. Belanda melancarkan Agresi Militer I pada 21 Juli 1947 dengan dalih bahwa Indonesia telah melanggar kesepakatan...

A. Perjanjian Renville

B. Perjanjian Linggarjati

C. Konferensi Meja Bundar

D. Perjanjian Roem-Royen

E. Gencatan Senjata 1946

3. Tujuan utama kedatangan pasukan AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) yang diboncengi NICA ke Indonesia setelah kekalahan Jepang adalah...

A. Membantu Indonesia mempersiapkan kemerdekaan.

B. Melucuti tentara Jepang dan memulihkan kekuasaan Belanda.

C. Mengadili para penjahat perang Jepang di Indonesia.

D. Menjadi penengah dalam konflik internal Indonesia.

E. Melaksanakan hasil Konferensi Postdam tanpa campur tangan Belanda.

4. Perundingan yang secara resmi mengakhiri kedaulatan Belanda dan menghasilkan pengakuan kemerdekaan Indonesia adalah...

A. Konferensi Meja Bundar (KMB)

B. Perjanjian Renville

C. Perjanjian Linggarjati

D. Konferensi Malino

E. Perjanjian Roem-Royen

5. Alasan utama pemerintah Indonesia memilih Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri pertama dan kepala delegasi diplomasi pada awal kemerdekaan adalah...

A. Sjahrir memiliki hubungan dekat dengan militer Jepang.

B. Sjahrir dianggap sebagai tokoh moderat yang tidak dicap sebagai "kolaborator" Jepang oleh Sekutu.

C. Sjahrir adalah ketua partai politik terbesar saat itu, PNI.

D. Sjahrir diperintahkan langsung oleh Jenderal Soedirman untuk berunding.

E. Sjahrir menguasai wilayah Jawa Barat tempat perundingan awal dilakukan.

6. Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta memiliki dampak yang sangat signifikan bagi perjuangan Indonesia. Dampak utama dari serangan tersebut di kancah internasional adalah...

A. Belanda langsung menyerah dan mengakui kedaulatan RI.

B. Menunjukkan kepada dunia bahwa klaim Belanda bahwa RI telah hancur adalah salah.

C. Menewaskan ribuan tentara Belanda sehingga kekuatan militernya lumpuh.

D. Menjadi dasar bagi PBB untuk tidak lagi mencampuri urusan Indonesia.

E. Menyebabkan Amerika Serikat menghentikan bantuan Marshall Plan ke Indonesia.

7. Hasil Perjanjian Renville membawa kerugian besar bagi Indonesia secara teritorial karena...

A. Indonesia harus mengakui kedaulatan Belanda atas Irian Barat.

B. Indonesia harus membubarkan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

C. Wilayah kedaulatan RI de facto menyempit hanya di Yogyakarta dan sekitarnya (Garis Van Mook).

D. Ibu kota negara harus dipindahkan dari Yogyakarta ke Bukittinggi.

E. Indonesia diwajibkan membayar seluruh utang perang Hindia Belanda.

8. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) untuk menengahi konflik Indonesia-Belanda. Hal ini menunjukkan bahwa...

A. PBB menganggap Indonesia adalah negara boneka Jepang.

B. Konflik Indonesia-Belanda dianggap sebagai masalah internal Belanda.

C. PBB secara penuh mendukung agresi yang dilakukan Belanda.

D. Perjuangan kemerdekaan Indonesia telah menjadi isu internasional yang mengancam perdamaian.

E. KTN dibentuk untuk mempersiapkan Indonesia menjadi anggota PBB.

9. Strategi "Bumi Hangus" yang diterapkan para pejuang dalam peristiwa Bandung Lautan Api bertujuan untuk...

A. Menarik simpati dunia internasional terhadap perjuangan Indonesia.

B. Menunjukkan kekuatan militer Tentara Republik Indonesia (TRI).

C. Mencegah pasukan Sekutu dan NICA memanfaatkan fasilitas dan infrastruktur kota.

D. Membangun basis pertahanan baru di luar kota Bandung.

E. Memancing tentara Sekutu untuk melakukan pertempuran terbuka.

10. Pertempuran Ambarawa yang dipimpin oleh Kolonel Soedirman memiliki arti strategis penting karena...

A. Merupakan pertempuran pertama yang menggunakan tank dan pesawat tempur.

B. Berhasil mengusir NICA dari seluruh wilayah Jawa Tengah.

C. Menjadi bukti pertama kemampuan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) memukul mundur pasukan Sekutu.

D. Menyebabkan Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby tewas dalam pertempuran.

E. Menggagalkan rencana Belanda untuk menggelar Perundingan Linggarjati.

11. Salah satu alasan Belanda bersikeras mengusulkan bentuk Negara Indonesia Serikat (RIS) dalam Perundingan Linggarjati adalah...

A. Sesuai dengan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945.

B. Menghargai keragaman suku bangsa di Indonesia.

C. Mempermudah Belanda menerapkan strategi devide et impera (politik pecah belah).

D. Tuntutan dari PBB agar Indonesia menjadi negara federal.

E. Keinginan Belanda untuk menggabungkan Indonesia dengan Malaysia.

12. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dipicu oleh...

A. Ultimatum Sekutu agar rakyat Surabaya menyerahkan senjata setelah tewasnya Brigjen Mallaby.

B. Proklamasi kemerdekaan yang dibacakan oleh Bung Tomo di Hotel Yamato.

C. Pendaratan pasukan NICA yang ingin menguasai kantor gubernur Jawa Timur.

D. Pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Surabaya.

E. Kegagalan perundingan gencatan senjata antara Sutan Sjahrir dan Van Mook.

13. Evaluasilah! Mengapa Agresi Militer Belanda II yang secara militer berhasil merebut Yogyakarta dan menangkap para pemimpin RI, justru dianggap sebagai "kegagalan diplomasi" terbesar Belanda?

A. Karena Jenderal Soedirman berhasil lolos dan melanjutkan perang gerilya.

B. Karena Belanda gagal menemukan dokumen-dokumen penting negara.

C. Karena agresi tersebut memicu kecaman keras dunia internasional dan PBB, yang memaksa Belanda kembali berunding.

D. Karena biaya perang yang dikeluarkan Belanda lebih besar daripada keuntungan ekonomi yang didapat.

E. Karena Amerika Serikat mengancam akan bergabung dengan Indonesia melawan Belanda.

14. Salah satu hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah Indonesia harus menanggung utang Hindia Belanda. Ditinjau dari perspektif kepentingan nasional saat itu, mengapa delegasi Indonesia akhirnya menyetujui klausul yang memberatkan tersebut?

A. Karena utang tersebut akan dibayar menggunakan dana bantuan dari Amerika Serikat.

B. Sebagai kompensasi agar Belanda segera menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia.

C. Karena jumlah utang dianggap kecil dan tidak akan membebani negara yang baru merdeka.

D. Sebagai "biaya" yang harus dibayar demi mendapatkan pengakuan kedaulatan penuh sesegera mungkin.

E. Karena Belanda berjanji akan memberikan pelatihan militer dan ekonomi kepada Indonesia.

15. Mengapa delegasi Indonesia pada akhirnya tetap menandatangani Perjanjian Renville, meskipun isi perjanjian tersebut (seperti Garis Van Mook) jelas-jelas sangat merugikan posisi Indonesia secara teritorial?

A. Karena Indonesia dijanjikan akan memenangkan referendum di wilayah yang diduduki Belanda.

B. Karena kondisi militer Indonesia sangat terdesak dan berada di bawah tekanan kuat KTN (PBB).

C. Karena Belanda berjanji akan menarik seluruh pasukannya dari Indonesia.

D. Karena Sutan Sjahrir selaku kepala delegasi setuju dengan konsep negara federal Belanda.

E. Karena Uni Soviet mengancam akan membantu Belanda jika Indonesia menolak.

16. Seandainya Jenderal Soedirman mematuhi perintah Presiden Soekarno untuk ikut menyerah kepada Belanda saat Agresi Militer II di Yogyakarta, skenario yang paling mungkin terjadi adalah...

A. Belanda akan segera membebaskan Soekarno-Hatta dan menghentikan agresi.

B. Perjuangan diplomasi di PBB akan lebih mudah karena tidak ada lagi perang.

C. Belanda akan berhasil mengklaim bahwa Republik Indonesia telah tamat dan perlawanan telah berhenti.

D. Amerika Serikat akan langsung mengakui kedaulatan Belanda atas Indonesia.

E. PBB akan menarik KTN dari Indonesia karena menganggap tugasnya selesai.

17. Pemilihan Umum (Pemilu) pertama di Indonesia pada tahun 1955 diselenggarakan untuk memilih anggota...

A. DPR dan Presiden/Wakil Presiden

B. DPR dan DPD

C. DPR dan Badan Konstituante

D. MPR dan DPR

E. Presiden dan Badan Konstituante

18. Kegagalan utama Badan Konstituante yang mendorong Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah...

A. Gagal melaksanakan pemilihan umum kedua.

B. Gagal merumuskan Undang-Undang Dasar (UUD) baru pengganti UUDS 1950.

C. Gagal mengatasi pemberontakan PRRI/Permesta di daerah.

D. Gagal membentuk kabinet yang stabil selama empat tahun.

E. Gagal merebut Irian Barat dari tangan Belanda.

19. Ciri utama yang paling menonjol dari sistem pemerintahan pada masa Demokrasi Liberal (1950-1959) adalah...

A. Kekuasaan presiden yang absolut dan tanpa batas.

B. Sering bergantinya kabinet akibat sistem parlementer dan mosi tidak percaya.

C. Dominasi militer dalam panggung politik nasional (Dwi Fungsi ABRI).

D. Pelaksanaan pemilu yang tidak demokratis dan penuh kecurangan.

E. Hanya ada tiga partai politik yang diakui oleh pemerintah.

20. Konsep Demokrasi Terpimpin pertama kali dicetuskan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1957 sebagai "Konsepsi Presiden". Latar belakang utama munculnya gagasan ini adalah...

A. Keberhasilan Pemilu 1955 yang menuntut pemerintahan lebih kuat.

B. Kekecewaan Soekarno terhadap kinerja partai politik di era Demokrasi Liberal yang dianggap gagal.

C. Kemenangan PKI dalam Pemilu 1955 yang mengancam stabilitas.

D. Tuntutan dari PBB agar Indonesia mengubah sistem demokrasinya.

E. Keinginan Soekarno untuk meniru sistem pemerintahan di Uni Soviet.

Related Posts:

Latihan Soal Sejarah Kelas XI SMA/MA



1. Pada abad ke 16 terjadi penjelajahan samudra yang dilakukan oleh Bangsa Eropa ke Nusantara. Perjalanan para penjelajah samudra tersebut dilakukan bertujuan untuk....

a. menyebarkan kebudayaan Barat

b. menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan Nusantara

c. mencari daerah jajahan baru untuk tempat tinggal

d. memperoleh rempah-rempah dan keuntungan ekonomi

e. menaklukkan seluruh wilayah Asia Tenggara

2. perhatikan data di bawah ini!

1) Jatuhnya Kota Konstantinopel ke tangan Turki Ustmani 

2) Misi 3G, yakni Gold, Glory, dan Gospel 

3) Berkembanganya teknologi pelayaran di masa itu 

4) Munculnya paham nasionalisme 

5) Berkembangnya musik keroncong 

Berdasarkan data di atas manakah faktor pendorong penjelajahan samudra yang dilakukan oleh Bangsa Eropa....

a. 1, 2, dan 3

b. 1, 3, dan 4

c. 2, 3, dan 4

d. 3, 4, dan 5

e. 1, 2, dan 5

3. Ekspedisi yang dilakukan oleh Bangsa Portugis ke Nusantara berkali-kali dilakukan hingga akhirnya tiba di Nusantara pada 1511. Salah satu penjelajah samudra Portugis yang hanya tiba di Tanjung Harapan lalu kemudian dipaksa untuk kembali ke Portugis karena terjadi badai besar adalah....

a. Ferdinand Magellan

b. Alfonso de Albuquerque

c. Vasco da Gama

d. Bartholomeus Diaz

e. Christopher Columbus

4. Perhatikan tabel di bawah ini!

No Misi Deskripsi

1. Gold Mencari kekayaan 

2. Glory Menyebarkan agama 

3. Gospel Mencari kejayaan 

4. God Mencari Kejayaan

5. Gain Mencari kekayaan 

Berdasarkan tabel di atas pasangan manakah yang sesuai dengan menunjukkan misi penjelajahan samudra dan artinya....

a. 1

b. 2

c. 3

d. 4

e. 5

5. Penjelajahan samudra yang dilakukan oleh Bangsa Belanda ke Nusantara terjadi jauh setelah Bangsa Portugis. Rute penjelajahan yang dilakukan oleh Belanda juga sama dengan Bangsa Portugis. Salah satu yang membedakan adalah setelah Tanjung Harapan, Bangsa Portugis menuju ke India, sedangkan Belanda mengambil langsung jalur menuju....

a. Malaka

b. Banten

c. Kragan 

d. Rembang 

e. Anyer

6. Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara tentu membawa dampak yang berarti bagi kehidupan masyarakat kala itu. Salah satu akibat dari kedatangan bangsa Barat ke Nusantara bagi masyarakat setempat adalah …

a. berkembangnya perdagangan bebas antarwilayah

b. meningkatnya kesejahteraan rakyat

c. terjadinya monopoli perdagangan dan penjajahan

d. munculnya pemerintahan demokratis

e. menurunnya kegiatan pertanian rakyat

7. Kedatangan bangsa Barat ke Nusantara menandai perubahan besar dalam sistem perdagangan, karena …

a. Pedagang lokal semakin diuntungkan oleh sistem monopoli

b. Perdagangan tradisional bergeser menjadi perdagangan kolonial

c. Kerajaan-kerajaan Nusantara menjadi lebih mandiri secara ekonomi

d. Pajak perdagangan dihapuskan untuk meningkatkan ekspor

e. Jalur rempah-rempah dikuasai pedagang lokal

8. Perhatikan data di bawah ini!

1) Mencetak dan mengedarkan mata uang sendiri 

2) Melakukan perdagangan tradisional 

3) Menjadi wakil sah Belanda di Eropa

4) Melakukan transaksi gelap

5) Membuat kerjasama dengan masyarakat Eropa 

Berdasarkan data di atas manakah yang menunjukkan Hak Octrooi VOC....

a. 1

b. 2

c. 3

d. 4

e. 5

9. Setelah Sultan Ageng Tirtayasa berkonflik dengan putranya, Sultan Haji. VOC memihak Sultan Haji yang ingin merebut kekuasaan dari ayahnya. Dengan bantuan VOC, Sultan Haji menang, tetapi harus menyerahkan banyak hak politik dan ekonomi kepada VOC, termasuk sebagian wilayah pelabuhan Banten. Dampaknya VOC semakin kuat di wilayah barat Jawa dan Banten kehilangan kedaulatan. 

Berdasarkan cerita tersebut taktik atau strategi yang dilakukan oleh VOC disebut  dengan strategi politik....

a. Devide et impera

b. Gerilya

c. Cultuurstelsel 

d. Ekstirpasi 

e. Contingenten

10. Setelah bangsa Portugis tiba di Maluku (1512), mereka mulai menguasai perdagangan rempah-rempah. Beberapa tahun kemudian, bangsa Spanyol juga sampai di wilayah yang sama melalui ekspedisi Magelhaens (Ferdinand Magellan), yang berlayar dari arah barat. Keduanya samasama mengklaim bahwa Maluku adalah wilayah kekuasaannya karena keduanya datang dari arah berbeda dan menganggap wilayah itu masuk ke dalam daerah pengaruh masing-masing. Hingga terjadi konflik yang diakhiri dengan perjanjian....

a. Bongaya

b. Saragoza

c. Tordesillas

d. Tuntang

e. Convention of London 

11. Perbedaan mendasar pada strategi perlawanan Pangeran Diponegoro melalui Perang Diponegoro (Perang Jawa) dengan strategi perlawanan yang dilakukan oleh dr. Soetomo dengan menggunakan Boedi Oetomo adalah....

a. Jika Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan dengan fisik/senjata, sedangkan Soetomo melalui organisasi modern 

b. Jika Pangeran Diponegoro melalui perjuangan organisasi modern, sedangkan Soetomo menggunakan jalur perlawana fisik 

c. Jika Perang Diponegoro untuk mencapai Indonesia merdeka, sedangkan perjuangan Soetomo untuk kepentingan daerah tertentu

d. Jika Perang Diponegoro untuk mencapai kepentingan golongan, sedangkan perjuangan Soetomo untuk kepentingan daerah tertentu

e. Perbedaan ada pada pemimpin, jika Perang Diponegoro dipimpin oleh kaum intelektual, sedangkan Boedi Oetomo dipimpin oleh Kyai. 

12. Perhatikan tabel di bawah ini!

No x y

1 Bersifat kedaerahan Bersifat nasional

2 Dipimpin oleh golongan cendekiawan Dipimpin oleh bangsawan, raja, ulama

3 Berjuang melalui organisasi Tujuan untuk Indonesia merdeka

4 Salah satu pemimpin pergerakan adalah Soekarno Melalui Sarekat Islam, Indische Partij, dll

5 Adanya kaderisasi Untuk persatuan Indoensia 

Berdasarkan tabel di atas ditunjukkan pada data manakah yang termasuk karakteristik perjuangan rakyat sebelum abad ke19....

a. x1 dan y1 

b. x1 dan y2

c. x2 dan y2

d. x3 dan y3

e. x4 dan y5

13. Pada masa itu, rakyat belum memiliki rasa persatuan sebagai bangsa Indonesia. Identitas mereka masih berdasarkan daerah, kerajaan, atau etnis, bukan sebagai satu bangsa yang sama. Karena itu, perlawanan belum bertujuan untuk memerdekakan Indonesia, melainkan untuk mengusir penjajah dari wilayah tertentu. Karakteristik perlawanan pada cerita tersebut terjadi karena....

a. Belum adanya kesadaran nasional 

b. Motif ekonomi dan agama 

c. Masih bersifat tradisional 

d. Bersifat nasional 

e. Masih dipimpin oleh orang-orang yang tidak dalam  bidangnya 

14. Perhatikan cerita di bawah ini! (untuk menjawab soal No. 14 dan 15)

“Pada abad ke-17, di pesisir barat Makassar berdiri sebuah benteng megah bernama Benteng Somba Opu. Benteng ini merupakan pusat Kerajaan Gowa, salah satu kerajaan besar dan kuat di Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Sultan Hasanuddin, Gowa menjadi kerajaan maritim yang disegani. Kapal-kapal dari berbagai negeri—Bugis, Melayu, Arab, bahkan Portugis—sering berlabuh di pelabuhan Somba Opu untuk berdagang rempah-rempah, beras, dan kain sutra.

Namun, kejayaan Gowa itu membuat iri VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), kongsi dagang Belanda yang ingin memonopoli perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Makassar dianggap sebagai ancaman besar karena menjadi pelabuhan bebas yang menampung banyak pedagang asing tanpa kendali VOC.

VOC berulang kali mencoba menguasai Makassar, tetapi selalu gagal karena kekuatan militer Kerajaan Gowa dan keberanian rakyat Makassar di bawah pimpinan Sultan Hasanuddin. Peperangan besar pun meletus pada tahun 1666–1669, yang dikenal sebagai Perang Makassar.”

Nilai moral dan sejarah pada cerita tersebut adalah....

a. Perpecahan antarbangsa sendiri (seperti antara Gowa dan Bone) dimanfaatkan VOC untuk menguasai wilayah Nusantara.

b. Runtuhnya kejayaan kerajaan disebabkan karena kerjasama Hasuddin dengan VOC

c. Negara yang kuat memiliki militer yang kuat

d. Keberanian membela kedaulatan VOC

e. Pentingnya sebuah komunikasi antarpenguasa lokal. 

15. Perlawanan Sultan Hasanuddin terhadap VOC di Makassar dilatarbelakangi oleh.... 

a. Penolakan terhadap monopoli perdagangan VOC

b. Upaya VOC menyebarkan agama Kristen

c. Pemberontakan bangsawan Bone

d. Perselisihan dalam keluarga kerajaan

e. Penolakan terhadap sistem tanam paksa

16. Perlawanan Sultan Baabullah (raja Kerajaan Ternate)  terhadap Portugis tidak hanya didorong oleh faktor ekonomi, tetapi juga faktor politik dan sosial. Hal yang paling memicu perlawanan tersebut adalah....

a. perebutan wilayah perdagangan di Maluku

b. keinginan Portugis menguasai seluruh jalur pelayaran rempah

c. pengkhianatan Portugis yang membunuh Sultan Khairun secara licik

d. penolakan Portugis terhadap sistem pemerintahan Kesultanan Ternate

e. adanya ancaman dari kerajaan-kerajaan tetangga

17. Salah satu penyebab utama kegagalan Sultan Agung dalam melawan VOC adalah lemahnya koordinasi pasukan. Faktor sosial yang berpengaruh terhadap hal ini adalah....

a. perbedaan budaya antara rakyat Jawa dan pasukan VOC

b. kurangnya dukungan rakyat pesisir yang telah dipengaruhi VOC

c. minimnya pengetahuan militer di kalangan bangsawan

d. pemberontakan internal di dalam istana Mataram

e. pengaruh agama yang berbeda antara pasukan

18. Perhatikan cuplikan cerita di bawah ini!

“Sultan Trenggana mengutus panglimanya yang tangguh, Fatahillah (Faletehan), untuk menghadapi Portugis. Tahun 1527, pasukan Fatahillah menyerang Sunda Kelapa. Dengan strategi cerdas dan dukungan rakyat setempat, Fatahillah berhasil mengusir Portugis dan mengganti nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta, yang berarti “kemenangan yang sempurna.”

Nilai moral yang terkandung dalam cerita perlawanan tersebut adalah....

a. Bahwa kemerdekaan dan kehormatan bangsa hanya bisa diraih melalui persatuan, keberanian, dan ketulusan dalam membela kebenaran

b. Perjuangan yang dilakukan oleh Fatahillah sangat menginspirasi generasi muda

c. Perjuangan tidak akan sia-sia meskipun banyak terjadi pengkhianatan rakyat

d. Setiap perjuangan membutuhkan modal yang besar untuk melawan kekuatan asing 

e. Setiap rakyat memiliki hak untuk bebas dari kekuatan asing yang ingin menguasai wilayahnya. 

19. Salah satu penyebab kekalahan rakyat Aceh dalam melawan Belanda adalah perbedaan pandangan antara ulama dan bangsawan. Hal ini mencerminkan bahwa....

a. Perpecahan internal memperlemah kekuatan perjuangan

b. Bangsawan lebih berani dibanding ulama

c. Ulama menolak campur tangan Belanda dalam agama

d. Rakyat tidak memiliki semangat juang

e. Ulama lebih mementingkan kekuasaan daripada perjuangan

20. Munculnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 menandai awal pergerakan nasional di Indonesia. Hal yang menjadikan organisasi ini sebagai pelopor kebangkitan nasional adalah....

a. Boedi Oetomo memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara militer

b. Organisasi ini terbuka bagi semua golongan tanpa batasan suku dan agama

c. Boedi Oetomo menumbuhkan kesadaran persatuan dan pendidikan bangsa

d. Didirikan oleh para tokoh politik dari luar negeri

e. Berfokus pada perlawanan terhadap sistem tanam paksa

21. Awal mula Sarekat Islam (SI) memang berakar dari bidang ekonomi, kemudian berkembang menjadi gerakan politik. Tentu perubahan arah gerak ini memiliki alasan, yakni....

a. Ingin melawan penjajahan yang dilakukan oleh Belanda 

b. Meningkatnya kesadaran nasional dan keinginan menentang ketidakadilan kolonial Belanda.

c. Karena semakin didukung oleh Pemerintah Hindia-Belanda

d. Para tokoh pemimpinnya mampu bernegosiasi (berunding) dengan baik kepada pemerintah Hindia Belanda 

e. Mengikuti jejak Indiche Partij yang telah dulu mengklaim diri sebagai organisasi politik 

22. Pemerintah kolonial melarang Indische Partij pada tahun 1913 (hanya beberapa bulan setelah didirikan). Kebijakan pemerintah kolonial yang melarang Indische Partij menunjukkan bahwa....

a. Pemerintah kolonial mendukung kebebasan berpendapat

b. Kolonial Belanda khawatir terhadap tumbuhnya kesadaran nasional

c. Indische Partij hanya bersifat ekonomi dan sosial

d. Gerakan nasional dianggap tidak berpengaruh

e. Semua organisasi politik dibiarkan bebas berkembang

23. Boedi Oetomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij sama-sama memberikan kontribusi penting bagi perjuangan bangsa Indonesia karena....

a. Ketiganya berperang melawan Belanda dengan senjata

b. Mereka menumbuhkan semangat persatuan dan kesadaran nasional dalam berbagai bidang

c. Mereka semua berjuang melalui bidang pendidikan formal

d. Mereka menolak semua bentuk kerja sama dengan bangsa asing

e. Mereka mendirikan kerajaan Islam di seluruh Nusantara

24. Indische Partij dipimpin oleh tokoh-tokoh yang disebut dengan 3 serangkai. Berikut ini nama ketiga tokoh yang tepat adalah....

a. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ki Hajar Dewantara

b. Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantara

c. Soekarno, Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara

d. Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, dan Mas Mansyur

e. WR Soeprapman, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta

25. Perhatikan gambar di bawah ini!

tokoh di atas merupakan salah satu pemimpin di Boedi Oetomo yang menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Batavia, tokoh tersebut adalah....

a. Dr. Wahidin Soedirohusodo

b. Ki Hajar Dewantara

c. Soetomo

d. WR Soeprapman 

e. Moh. Hatta

26. Setelah Soekarno ditangkap pada tahun 1929, PNI mengalami kemunduran dan akhirnya dibubarkan pada 1931. Namun, hal ini justru menjadi titik penting karena....

a. Munculnya kader-kader baru seperti Hatta dan Sutan Syahrir yang memperkuat perjuangan nasional

b. Rakyat kehilangan kepercayaan pada perjuangan kemerdekaan

c. Gerakan nasional berhenti sama sekali

d. Belanda berhasil memadamkan semangat kemerdekaan

e. Munculnya kembali VOC di Indonesia

27. Tujuan utama berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tahun 1927 di bawah pimpinan Soekarno adalah....

a. Meningkatkan taraf hidup rakyat melalui koperasi

b. Mencapai kemerdekaan Indonesia dengan kekuatan sendiri

c. Mengembangkan pendidikan modern bagi pribumi

d. Menjalin kerja sama ekonomi dengan Belanda

e. Memperjuangkan hak politik kaum Indo-Eropa

28. Perhatikan data di bawah ini!

1) PNI dibubarkan pada tahun 1931 ketika Soekarno dan tokoh-tokoh lainya di penjarakan 

2) Setelah PNI bubar, Moh Hatta dan Sutan Syahrir meneruskan perjuangan dengan membentuk PNI-Baru 

3) Setelah PNI bubar, Soekarno dan Sutan Syahrir meneruskan perjuangan dengan membentuk PNI-Baru 

4) Soekarno membentuk Indische Partij setelah bebas dari penjara 

5) Bersama dengan Soetomo, Soekarno melakukan kaderisasi atau pendidikan politik ke masyarakat

Berdasarkan data di atas manakah pernyataan yang tepat yang menjelaskan tentang PNI

a. 4 dan 5

b. 3 dan 4

c. 2 dan 3

d. 1 dan 5

e. 1 dan 2

29. PKI (Partai Komunis Indonesia) pada masa sebelum Indonesia merdeka, yaitu pada masa kolonial Belanda, sempat menjadi salah satu organisasi politik terbesar di Hindia Belanda dengan jumlah anggota yang sangat banyak. Salah satu faktor yang menyebabkan PKI mudah berkembang di awal abad ke-20 adalah....

a. Rakyat kecewa terhadap kegagalan organisasi nasionalis dalam memperjuangkan kemerdekaan

b. PKI mendapat dukungan dari pemerintah Belanda

c. PKI hanya beranggotakan kalangan bangsawan

d. PKI menolak perjuangan politik dan memilih diplomasi

e. PKI fokus pada bidang pendidikan saja

30. Pelajaran penting yang dapat diambil dari keberadaan PNI dan PKI dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia adalah....

a. Setiap perjuangan harus dilakukan dengan kekerasan

b. Perbedaan ideologi dapat memperkaya cara pandang namun juga melemahkan persatuan bangsa

c. Kolonialisme membawa kemajuan bagi rakyat

d. Perjuangan politik lebih penting daripada ekonomi

e. Hanya satu ideologi yang boleh hidup di Indonesia

31. Partai Komunis Indonesia (PKI) sebelumnya muncul karena adanya perpecahan yang terjadi pada tubuh Sarekat Islam. Beberapa tokoh seperti Semaun dan Darsono memilih untuk keluar dari Sarekat Islam dan mendirikan PKI secara mandiri pada 1920. Tentu karena telah berbeda pandangan/ideologi, Komunis. Munculnya komunis di Indonesia berawal dari organisasi yang disebut dengan....

a. Sarekat Islam Merah

b. Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV)

c. Partai Rakyat Indonesia

d. Partai Buruh Nusantara

e. Sarekat Dagang Islam


Related Posts:

Download Media PTT Sejarah Kelas X, XI, XII

Dalam era digital seperti saat ini, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Salah satu media yang sering digunakan oleh guru dalam pembelajaran sejarah adalah PowerPoint (PPT). Media ini tidak hanya mempermudah penyampaian materi, tetapi juga membantu siswa untuk memahami peristiwa-peristiwa sejarah secara visual dan sistematis.



PowerPoint memungkinkan guru untuk menyajikan materi dalam bentuk teks ringkas, gambar, peta, infografis, bahkan video singkat yang relevan dengan topik pembelajaran. Misalnya, ketika membahas tentang masa kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia, guru dapat menampilkan peta kekuasaan, foto peninggalan sejarah, serta garis waktu perkembangan kerajaan secara terstruktur. Dengan demikian, siswa tidak hanya menerima materi secara verbal, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih kaya secara visual.

Selain itu, media PPT juga memberi ruang bagi guru untuk melakukan pembelajaran interaktif. Guru dapat menyisipkan kuis, pertanyaan reflektif, atau diskusi kelompok berdasarkan slide yang ditampilkan. Hal ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, serta meningkatkan daya ingat dan pemahaman mereka terhadap materi sejarah yang diajarkan.

Penggunaan PPT juga mendukung prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Siswa dengan gaya belajar visual, misalnya, akan lebih terbantu dengan tampilan yang menarik, sedangkan siswa dengan gaya belajar verbal dapat tetap mengikuti alur narasi guru yang terstruktur melalui slide. Dengan demikian, PowerPoint bukan hanya alat bantu presentasi, tetapi juga media pembelajaran yang mendukung pendekatan pedagogis yang lebih inklusif.

Dengan memanfaatkan PowerPoint secara optimal, guru sejarah dapat menciptakan pembelajaran yang lebih hidup, relevan, dan bermakna. Hal ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pembelajaran yang berpihak pada siswa, serta mengembangkan kompetensi berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif melalui pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.


Download disini

Related Posts:

PPT SEJARAH KELAS XI - BAB 1 Kolonialisme dan Perlawanan Bangsa Indonesia


 

Kolonialisme dan Perlawanan Bangsa Indonesia

Selamat datang dalam presentasi ini! Kita akan menyelami sejarah kolonialisme yang mencengkeram Nusantara dari abad ke-16 hingga ke-20. Mari kita pahami akar dominasi asing, menelusuri perjuangan panjang bangsa Indonesia meraih kemerdekaan, dan merefleksikan relevansi sejarah ini bagi pembentukan identitas nasional kita kini.

Download ppt (pdf)

Related Posts:

PPT SEJARAH KELAS X - BAB 1 Konsep Dasar Ilmu Sejarah


Konsep Dasar Ilmu Sejarah

Selamat datang di pengantar mata pelajaran Sejarah Kelas X. Sesi ini akan membantu kita memahami fondasi penting dalam mempelajari sejarah, sebuah ilmu yang tidak hanya melihat ke belakang, tetapi juga menjadi alat vital untuk memahami masa lalu, masa kini, dan merencanakan masa depan kita.

Download ppt (pdf)

Related Posts:

KURIKULUM MERDEKA - PERANGKAT PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X


Perangkat Pembelajaran Sejarah Kelas X Kurikulum Merdeka: Membangun Kesadaran Historis Sejak Dini Kurikulum Merdeka membawa semangat baru dalam dunia pendidikan Indonesia. Salah satu muatan penting dari kurikulum ini adalah penguatan pembelajaran berbasis kompetensi dan diferensiasi. Mata pelajaran Sejarah di kelas X pun mengalami penyesuaian, baik dari segi konten, pendekatan, hingga cara penilaiannya. Untuk menjawab tantangan tersebut, penyusunan perangkat pembelajaran Sejarah menjadi langkah awal yang krusial dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, relevan, dan bermakna.

1. Fungsi Strategis Perangkat Pembelajaran Perangkat pembelajaran bukan sekadar administrasi, tetapi peta jalan pembelajaran yang memuat arah, strategi, dan metode yang akan digunakan guru. Di dalam Kurikulum Merdeka, perangkat ini terdiri dari Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, dan Asesmen Pembelajaran. Semua komponen ini dirancang untuk membentuk pengalaman belajar yang utuh dan berpusat pada peserta didik.

2. Capaian Pembelajaran Sejarah Kelas X Pada jenjang kelas X, capaian pembelajaran sejarah fokus pada pembentukan kesadaran sejarah, pemahaman terhadap kronologi dan dinamika peradaban manusia, serta pengenalan terhadap identitas kebangsaan. Materi mencakup perkembangan masyarakat Indonesia masa prasejarah, kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan Islam, serta interaksi awal dengan bangsa asing. Tujuannya bukan hanya memahami fakta sejarah, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif. Peserta didik didorong untuk melihat sejarah sebagai bagian dari identitas diri dan bangsa.

3. Alur Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) disusun berdasarkan tahapan berpikir peserta didik: mulai dari mengenali, memahami, menganalisis, hingga mengevaluasi peristiwa sejarah. Modul ajar dirancang fleksibel, memberikan ruang eksplorasi melalui diskusi, pemecahan masalah, studi sumber sejarah, proyek mini, dan refleksi personal. Contoh modul ajar: "Mengenal Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Kerajaan Nusantara" yang mengaitkan nilai sejarah dengan praktik hidup sehari-hari siswa.

4. Asesmen: Menilai Proses dan Progres Asesmen dalam Kurikulum Merdeka tidak lagi menitikberatkan pada ulangan semata, tetapi juga mencakup penilaian formatif (berbasis proses) dan sumatif (hasil belajar). Refleksi, proyek sejarah, diskusi kelompok, dan jurnal belajar menjadi bentuk asesmen autentik yang digunakan untuk melihat pemahaman mendalam siswa terhadap materi.

5. Peran Guru: Fasilitator dan Inspirator Guru sejarah dalam Kurikulum Merdeka diharapkan menjadi fasilitator yang membantu peserta didik menggali makna sejarah, bukan hanya menghafal fakta. Dengan perangkat pembelajaran yang dirancang adaptif dan kontekstual, guru dapat memadukan pendekatan saintifik dengan nilai-nilai lokal dan nasionalisme yang kuat.

1. Alur Tujuan Pembelajaran

2. Capaian Pembelajaran

3. Kreteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

4. Modul Ajar

5. Program Semester

6. Program Tahunan

Related Posts:

PPT SEJARAH XII - BAB 1 PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

Meskipun Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, kedaulatan bangsa ini belum sepenuhnya diakui oleh dunia internasional, terutama oleh Belanda. Oleh karena itu, periode antara tahun 1945 hingga 1949 menjadi masa krusial penuh perjuangan, baik secara fisik maupun diplomasi. Tujuan utama perjuangan ini adalah mempertahankan kemerdekaan dari agresi Belanda yang ingin kembali menjajah.

Download ppt (pdf)

Related Posts:

PEMBELAJARAN RISET BERBASIS SCHOOL WELL-BEING DI MAN 2 TUBAN

PEMBELAJARAN RISET BERBASIS SCHOOL WELL-BEING DI MAN 2 TUBAN: STRATEGI HUMANIS DALAM MENUMBUHKAN LITERASI ILMIAH PESERTA DIDIK

Muhammad Rofiul Alim
MAN 2 Tuban

Pendahuluan Pembelajaran riset di tingkat sekolah menengah merupakan upaya penting dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan problem solving peserta didik. Namun demikian, pendekatan yang hanya berorientasi pada produk akademik sering kali mengabaikan aspek sosial-emosional peserta didik, yang justru menjadi fondasi kesiapan mereka dalam berpikir dan bertindak ilmiah. Konsep school well-being hadir sebagai pendekatan yang menyeimbangkan antara perkembangan akademik dan kesejahteraan psikologis peserta didik (Suldo et al., 2009). MAN 2 Tuban sebagai madrasah berbasis riset dan lingkungan mengembangkan pembelajaran riset dengan pendekatan well-being yang mengedepankan suasana belajar yang aman, kolaboratif, dan menyenangkan. Peserta didik diberi ruang untuk mengekspresikan ide, bekerja sesuai minat, serta terlibat dalam proses ilmiah tanpa tekanan berlebih.

Desain Pembelajaran Riset Berbasis Well-Being

Pembelajaran riset dimulai dengan pemilihan topik berdasarkan minat peserta didik. Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil dengan pembagian peran fleksibel: peneliti utama, editor, dokumentator, hingga narator. Setiap kelompok juga melakukan check-in emosi sebelum memulai diskusi dan refleksi setelah kegiatan. Ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran emosi dan membangun kerja sama yang sehat.

Prinsip Pembelajaran

  1. Mendalam yang Tercermin Pembelajaran riset ini mencerminkan tiga prinsip mendalam:
  2. Berkesadaran, karena peserta didik dilatih mengenali peran, emosi, dan dinamika kelompoknya.
  3. Bermakna, karena topik riset berhubungan langsung dengan konteks sosial dan lingkungan mereka.
  4. Menggembirakan, karena proses dilaksanakan dalam suasana yang mendukung kreativitas dan ekspresi diri.
Contoh Praktik Proyek "GFA MANDATU"
Salah satu proyek unggulan adalah Green Friday Adiwiyata MAN 2 Tuban (GFA MANDATU) yang dikembangkan oleh peserta didik dalam rangka lomba esai kehutanan. Proyek ini menggabungkan kegiatan pembibitan tanaman hutan dengan nilai pendidikan karakter dan konservasi. Proses riset dilakukan dengan pendekatan kolaboratif dan reflektif, serta memperhatikan peran aktif dan kenyamanan emosional setiap anggota kelompok.

Tantangan dan Refleksi Guru
Beberapa tantangan yang dihadapi dalam implementasi pendekatan ini antara lain: Belum semua peserta didik terbiasa melakukan refleksi emosional secara terbuka. Guru perlu membangun keseimbangan antara target akademik dan ruang ekspresi sosial.

Simpulan

Pembelajaran riset berbasis school well-being di MAN 2 Tuban menunjukkan bahwa literasi ilmiah dapat dikembangkan secara lebih humanis dan utuh. Ketika peserta didik merasa aman, didengar, dan dilibatkan sesuai potensinya, mereka mampu menunjukkan prestasi akademik sekaligus perkembangan karakter sosial-emosional yang positif.



Related Posts:

Pembelajaran Riset Berbasis Experiential Learning di MAN 2 Tuban: Menjawab Tantangan Literasi Abad 21

Di tengah arus deras disrupsi informasi, kemampuan literasi dan riset menjadi kompetensi kunci yang harus dimiliki peserta didik abad ke-21. Sayangnya, data dari PISA (Programme for International Student Assessment) yang dirilis OECD menunjukkan bahwa tingkat literasi membaca peserta didik Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara-negara anggota OECD. Lantas, bagaimana dunia pendidikan merespons tantangan ini? Di MAN 2 Tuban, salah satu madrasah di Jawa Timur, pembelajaran riset diintegrasikan secara nyata melalui pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman langsung. Pendekatan ini menempatkan siswa sebagai subjek aktif yang mengalami, merefleksi, dan membangun pengetahuan melalui praktik nyata.

Riset yang Dimulai dari Masalah Nyata

Alih-alih menjadikan riset sebagai tugas akhir yang teoritis dan membosankan, riset di MAN 2 Tuban mendorong peserta didik untuk memulai dari hal yang dekat: lingkungan sekitar, isu sosial, hingga potensi lokal. Beberapa siswa meneliti hubungan habituasi mitos dan konservasi air di Goa Ngerong, Shalawat Badar dan KH Ali Mansur, dan persepsi tentang Bus Mas Ganteng. Pendekatan ini membangun critical thinking dan problem solving yang nyata, sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial dan semangat kontribusi. Sesuai dengan tahapan experiential learning dari David Kolb, dimulai dari pengalaman konkret (concrete experience), refleksi (reflective observation), konseptualisasi (abstract conceptualization), hingga penerapan (active experimentation).

LMDH Wana Abadi, Dander-Bojonegoro

Pembelajaran yang Menghidupkan Literasi

Melalui praktik riset, peserta didik di MAN 2 Tuban tak hanya belajar teknik wawancara, observasi, atau pengumpulan data, tapi juga terbiasa membaca berbagai sumber secara kritis, menganalisis data, dan menuangkannya dalam tulisan ilmiah yang sistematis. Proses ini menjadi ruang aktualisasi literasi yang sesungguhnya. Riset bukan sekadar membaca teks, tetapi juga menyusun narasi berbasis bukti. Hal ini sejalan dengan konsep literasi riset yang ditekankan Kemendikbudristek yakni kemampuan memahami, mengevaluasi, dan menciptakan pengetahuan berdasarkan data dan sumber yang kredibel.

Buku Adikara (Kumpulan Hasil Penelitian Siswa MAN 2 Tuban)


Dari Madrasah untuk Negeri

Berbagai karya riset siswa MAN 2 Tuban telah menorehkan prestasi, baik di tingkat kabupaten hingga nasional. Salah satunya adalah karya berjudul “SATUW: WEB-BASED DIGITIZATION OF THE SERAT BABAD TUBAN MANUSCRIPT AS A MEDIUM FOR DIGITAL LITERACY AND THE PRESERVATION OF LOCAL INTELLECTUAL HERITAGE” yang mengikuti ajang riset internasional. Tak hanya itu, pembelajaran riset juga melatih mental percaya diri, etika akademik, dan kolaborasi antarsiswa.

HKI Karya SATUW


Menyiapkan Generasi Riset Berkarakter

Pembelajaran riset berbasis experiential learning di MAN 2 Tuban menjadi model inspiratif dalam menjawab tantangan literasi dan inovasi pendidikan. Tidak hanya melatih keterampilan akademik, tetapi juga membentuk karakter tangguh, reflektif, dan peduli. Ketika peserta didik diberi ruang untuk mengalami bukan sekadar menerima, maka madrasah benar-benar berfungsi sebagai pusat peradaban belajar.

Related Posts:

Latihan Soal Sejarah Kelas X SMA/MA


1. Dalam bahasa Arab sejarah adalah Syajaratun yang artinya pohon. Sementara menurut KKBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Sejarah adalah kejadian di masa lampau. Berdasarkan keterangan di atas, ada 2 (dua) unsur dalam kata Sejarah, yaitu…

A. asal usul, silsilah dan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lalu

B. kejadian masa lalu dan urutan kejadian sesuai periode

C. kejadian di masa lalu dan asal usul suatu tempat

D. kejadian yang berlangsung secara berurutan dan silsilah

E. urutan kejadian secara kronologis dan riwayat hidup seseorang 


2. Peristiwa atau kejadian sejarah merupakan sebuah proses yang berkelanjutan dan berkesinambungan, hal tersebut disebabkan sebuah peristiwa sejarah itu ….

A. terjadi silih berganti dari masa ke masa

B. mendorong terjadinya suatu perubahan dalam sebuah kemajuan

C. terjadi akibat  tindakan yang diambil manusia

D. dapat  memengaruhi dan mengendalikan manusia

E. terjadi membawa akibat yang saling terkait dalam kehidupan manusia di masa  berikutnya


3. Unsur-unsur yang terpenting dalam sejarah adalah manusia, ruang dan waktu. Jika konsep  waktu dalam sejarah berkait erat dengan kapan peristiwa itu terjadi, konsep ruang adalah konsep yang berkaitan dengan ... .

A. di mana peristiwa itu terjadi 

B. motivasi terhadap peristiwa 

C. akibat dari peristiwa tersebut 

D. mengapa peristiwa itu terjadi 

E. dorongan dan pencetus peristiwa


4. Perhatikan pernyataan  di bawah ini!

Peristiwa lahirnya Budi Utomo, tidak dapat terlepas dari perjuangan kaum pemuda Indonesia  untuk melepaskan diri dari kolonialisme dan imperialisme Belanda. Sejarah  mencatat bahwa perjuangan bersenjata yang selama ini dilakukan bangsa Indonesia gagal mengusir penjajah dari tanah Indonesia. Bertempat di STOVIA para pemuda yang dimotori oleh Dr Wahidin  Soedirohusodo kemudian membentuk Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Bercermin dari peristiwa di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa manusia,  ruang, dan waktu tidak dapat dipisahkan. Setiap peristiwa sejarah yang dialami manusia pada masa lampau berlangsung dalam ruang dan waktu tertentu.  Berbicara  tentang ruang kiranya sudah jelas, tidak ada peristiwa sejarah yang berlangsung tanpa ruang. Segala peristiwa terjadi di dunia pasti berhubungan dengan  medium ruang/tempat/lokasi peristiwa sejarah tersebut terjadi. Selain manusia dan ruang, waktu merupakan unsur penting lain dalam sejarah.  Waktu menjadi unsur serta konsep penting dalam sejarah, sebab…  .

A. waktu menjadi penentu utama perjalanan hidup manusia

B. waktu menentukan jalannya akal budi dan kesadaran

C. sejarah manusia berlangsung dalam waktu tertentu

D. manusia membutuhkan waktu untuk menciptakan sejarah

E. hanya manusia yang memiliki unsur dan konsep waktu


5. Penelitian berikut memiliki judul “Peran Ulama Tuban dalam Menjaga Harmonisasi Sosial pada Era Reformasi Tahun 1998”. Berdasarkan konsep berpikir Sejarah, penelitian tersebut menggunakan pendekatan ... . 

A. Diakronis

B. Kronologis

C. Kronis

D. Sinkronis

E. Berkelanjutan


6. Sejarah memberi pelajaran agar kesalahan di masa lalu tidak terulang kembali. Manfaat tersebut termasuk dalam nilai… . 

A. Edukatif

B. Politis

C. Estetis

D. Rekreatif

E. Sosial


7. Dalam sejarah kita mengenal istilah periodeisasi atau pembabakan waktu. Adapun fungsi dari periodisasi adalah  ... .

A. Sejarah menjadi menarik

B. Peristiwa lebih mudah dipahami

C. Dapat dihafalkan dengan mudah

D. Terlihat siapa pelakunya

E. Dapat diketahui tempat kejadian


8. Sejarawan perlu mengikuti langkah-langkah tertentu agar hasil penelitiannya valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah-langkah dalam metode penelitian sejarah yang benar adalah….

A. Observasi – Wawancara – Penulisan

B. Heuristik – Verifikasi – Interpretasi – Historiografi

C. Eksperimen – Analisis – Kesimpulan

D. Pengumpulan data – Statistik – Evaluasi

E. Penulisan – Evaluasi – Presentasi


9. Setelah melakukan kritik sumber, seorang sejarawan mulai menafsirkan hubungan antara fakta-fakta yang ditemukan. Kegiatan tersebut termasuk tahap…. . 

A. Heuristik

B. Historiografi

C. Verifikasi

D. Interpretasi

E. Sintesis


10. Bangsa Indonesia telah mengalami penjajahan oleh beberapa negara selama berabad-abad. Setelah merdeka, kita menulis sejarah sendiri dari sudut pandang bangsa Indonesia. Makna perubahan sudut pandang historiografi tersebut bagi identitas nasional adalah ... .

A. Menunjukkan kemampuan meniru tulisan colonial

B. Menghapus seluruh sejarah penjajahan

C. Menolak semua sumber asing

D. Membatasi penelitian hanya pada masa kemerdekaan

E. Menguatkan kesadaran nasional dan kemandirian berpikir Sejarah


11. Seorang sejarawan berniat melakukan penelitian sebuah peristiwa sosial di masa lalu, yaitu peristiwa pengambil alihan lahan rakyat oleh seorang pengusaha. Penelitian tersebut dilakukan dengan meneliti seluruh dokumen-dokumen, mulai dari badan pertanahan, dokumen pengadilan, liputan koran nasional yang diperoleh dari para jurnalis. Dokumen- dokumen yang digunakan tersebut termasuk dalam sumber .... .

A. Tertulis

B. Benda 

C. Primer

D. Sekunder

E. Lisan


12. Kelompok makhluk hidup yang dapat dikatakan memiliki sejarah hanyalah manusia, dengan alasan ... .

A. Manusia adalah makhluk yang memiliki tingkatan mutu hidup tertinggi 

B. Sejarah diselidiki oleh para ahli dari ilmu humaniora 

C. Ilmu sejarah harus didasarkan atas penyelidikan secara objektif 

D. Untuk menunjukkan bahwa sejarah adalah ilmu sosial 

E. Yang membawa perubahan di bumi ini adalah manusia


13. Ketika menelaah peristiwa G30S 1965, sejarawan menemukan banyak versi dan sumber yang berbeda. Langkah yang paling tepat dilakukan agar hasil penelitian tetap objektif adalah ... .

A. Memilih versi yang paling popular

B. Mengabaikan sumber yang bertentangan

C. Mengkritisi setiap sumber dan membandingkan data

D. Memilih sumber dari pihak militer saja

E. Menggunakan pendapat pribadi


14. Siswa diminta membuat proyek menulis sejarah desa mereka dengan mewawancarai sesepuh dan mendokumentasikan peninggalan lokal. Kegiatan ini paling sesuai dengan tujuan pembelajaran sejarah yang menekankan ... .

A. Hafalan tokoh nasional

B. Literasi sejarah lokal dan empati sosial

C. Pemahaman sejarah global

D. Kajian mitos dan legenda

E. Kritik terhadap sejarah colonial


15. Seorang siswa membaca bahwa tokoh Gajah Mada yang berhasil menyatukan Nusantara di era Hayam Wuruk diangkat sebagai Mahapatih pada masa pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi. Jika siswa memahami keterkaitan antara tokoh dan masa pemerintahannya, ia telah berpikir secara ... .

A. Analitis

B. Diakronis

C. Kritis

D. Kronologis

E. Empatik


16. Perhatikan pernyataan berikut:

“Setiap generasi memiliki cara menulis sejarahnya sendiri.”

Adapun pesan yang terkandung dalam pernyataan tersebut Adalah … .

A. Penulisan sejarah selalu berubah sesuai ideologi dan konteks zaman

B. Sejarah tidak bisa dipercaya karena berubah-ubah

C. Penulisan sejarah harus bersifat tetap dan abadi

D. Setiap generasi harus menghapus masa lalunya

E. Penulisan sejarah tidak perlu metode


17. Untuk mempelajari perkembangan hidup manusia di muka bumi, sangat efektif bila dimulai dari kehidupan  manusia purba. Manusia purba adalah manusia yang ... .

A. Belum menemukan ilmu pengetahuan

B. Belum mengenal hidup bermasyarakat

C. Hidup dengan berburu dan meramu

D. Hidup nomaden

E. Hidup pada masa praaksara


18. Membandingkan teori asal-usul nenek moyang Bangsa Indonesia penting untuk memahami identitas. Perbedaan utama teori Yunan dan teori Nusantara terletak pada …

A. Bahasa

B. Budaya

C. Tempat asal

D. Waktu migrasi

E. Teknologi


19. Dalam sejarah awal Indonesia, teori asal-usul nenek moyang menjadi dasar untuk memahami peradaban Nusantara. Tokoh yang mendukung Teori  Nusantara Adalah ... .

A. G.H.R. von Koenigswald

B. Hogen

C. Moh. Ali

D. Van Heekeren

E. Muh. Yamin


20. Jalur rempah menghubungkan Nusantara dengan dunia internasional. Pulau yang dikenal sebagai pusat perdagangan rempah dunia pada masa lampau adalah  … .

A. Maluku

B. Sumatra

C. Kalimantan

D. Bali

E. Sulawesi


21. Perkembangan kehidupan menetap menandai revolusi besar manusia. Bukti bahwa manusia sudah hidup menetap adalah....

A. Ditemukannya peralatan batu kasar

B. Ditemukannya perkampungan dan sawah

C. Ditemukannya gua hunian

D. Ditemukannya kapak genggam

E. Ditemukannya menhir


22. Perhatikan gambar berikut!

 

Berdasarkan gambar tersebut, ciri yang paling menonjol adalah ukuran tengkorak kecil yang menandakan volume otak hanya berkisar 380 cc dan kumpulan kerangka pendek yang memiliki tinggi sekitar 1 meter. Manusia yang dimaksud dalam gambar adalah  ... .

A. Homo Sapiens

B. Homo Erectus

C. Homo Wajakensis

D. Homo Floresisensis

E. Homo Soloensis


23. Migrasi manusia purba menunjukkan interaksi lintas wilayah. Ciri utama bangsa Austronesia adalah ….  

A. Nomaden

B. Petani menetap dan pelaut ulung

C. Pemburu

D. Pengembara padang rumput

E. Tidak mengenal perahu


24. Perhatikan gambar berikut!

 

Gambar di atas merupakan salah satu hasil kebudayaan pada masa megalithikum yang berfungsi sebagai tempat penguburan jenazah. Gambar tersebut sering dikenal sebagai ... .

A. Waruga

B. Punden Berundak

C. Dolmen 

D. Menhir

E. Arca batu


25. Tradisi megalitik mencerminkan nilai spiritual tinggi, banyak bangunan peninggalan yang difungsikan untuk pemujaan roh nenek moyang. Adapun fungsi dolmen untuk pemujaan adalah ... .

A. Meja untuk meletakkan sesaji 

B. Tempat duduk raja

C. Tempat menyimpan senjata

D. Batu pembatas wilayah

E. Alat musik batu


26. Manusia purba sangat bergantuk pada alam, alam mengajarkan mereka banyak hal yang menyebabkan keterampilan manusia berkembang. Pelajaran yang dapat kita ambil dari cara hidup manusia purba terutama pada masa berburu dan meramu adalah ... .

A. Pentingnya berburu

B. Bahayanya hidup berpindah

C. Pentingnya adaptasi terhadap lingkungan 

D. Hidup sederhana tanpa alat

E. Tidak butuh tempat tetap


27. Pada zaman batu, dikenal zaman di mana manusia purba mengalami revolusi kebudayaan dari hasil kebudayaan yang kasar menjadi hasil kebudayaan yang telah diasah. Zaman tersebut dikenal dengan zaman batu baru atau istilah lainnya adalah... .

A. Paleolithikum

B. Mesolithikum

C. Neolithikum

D. Megailthikum

E. Perundagian 


28. Perkembangan zaman logam di Indonesia menyebabkan perubahan sosial yang cukup signifikan bagi kehidupan manusia purba. Adapun akibatnya adalah  ... .

A. Kehidupan berpindah

B. Perburuan

C. Spesialisasi kerja

D. Kehidupan nomaden

E. Alat batu sederhana


29. Penemuan situs manusia purba menjadi bukti arkeologis penting bagi perkembangan sejarah pra aksara di Indonesia. Situs Ngandong terkenal dengan temuan fosil  ... .

A. Homo erectus

B. Pithecanthropus mojokertensis

C. Homo wajakensis

D. Homo soloensis

E. Meganthropus paleojavanicus


30. Perkembangan alat dari batu ke logam menunjukkan perubahan besar dalam sejarah kebudayaan pra aksara. Alasan mengapa logam lebih disukai adalah karena ... .

A. Mudah didapat

B. Lebih ringan

C. Berwarna indah

D. Tidak membutuhkan api

E. Tidak mudah rusak


31. Jalur rempah menjadi perekat antar pulau di Indonesia bahkan menjadi penghubung dengan Bangsa luar lainnya. Adapun pengaruh dari keberadaan jalur rempah ini dalam membentutk identitas bangsa Indonesia modern, yaitu ... .

A. Melahirkan semangat maritim dan keterbukaan budaya

B. Menjadikan bangsa tertutup

C. Menimbulkan konflik

D. Menghapus budaya local

E. Menyebabkan ketergantungan


32. Penemuan arkeologi selalu memberi makna bagi identitas bangsa, salah satunya adalah penemuan situs Sangiran yang menunjukkan perkembangan awal kehidupan masa pra aksara di Indonesia. Adapun peran situs Sangiran dalam pendidikan sejarah Indonesia .... .

A. Sebagai tempat wisata umum

B. Sebagai cagar alam

C. Sebagai museum logam

D. Sebagai pusat pembelajaran evolusi manusia purba

E. Sebagai tempat pemujaan

33. Pengertian sejarah menurut para ahli memiliki makna penting dalam memahami masa lalu. Berikut ini yang termasuk pengertian sejarah secara umum adalah ... .

A. Peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau

B. Ilmu yang mempelajari perjalanan kehidupan manusia di masa lalu

C. Kisah yang diceritakan kembali tanpa bukti yang jelas

D. Rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat

E. Imajinasi manusia tentang masa lampau


34. Berikut merupakan unsur-unsur sejarah, yaitu … .

A. Perasaan

B. Peristiwa

C. Manusia

D. Ruang

E. Waktu 


35. Berikut ini yang termasuk ciri berpikir diakronis dalam memahami peristiwa sejarah adalah ... .

A. Menguraikan peristiwa secara kronologis dari waktu ke waktu

B. Membandingkan struktur sosial dari berbagai daerah

C. Menelaah perubahan dan keberlanjutan suatu peristiwa

D. Mengamati berbagai aspek kehidupan dalam satu waktu tertentu 

E. Menganalisis hubungan sebab-akibat antarperistiwa


36. Dalam penulisan historiografi, sejarawan perlu memperhatikan prinsip-prinsip ilmiah seperti ... .

A. Objektivitas dalam penulisan

B. Kritis terhadap sumber dan data

C. Menyertakan bukti dan catatan kaki

D. Mengutamakan sudut pandang subjektif

E. Menyusun kronologi dengan jelas


37. Situs arkeologi di Indonesia memberikan informasi penting tentang manusia purba. Situs-situs yang menjadi pusat penemuan fosil manusia purba di Indonesia adalah ... .

A. Sangiran

B. Trinil

C. Mojokerto

D. Gilimanuk

E. Goa Tabuhan

Related Posts: